Are you thinkin' what I'm thinkin' ?

RECENT POSTS

Temon Bersabda

Wahai kawan-kawan lihatlah blog sayah ini sudah ada wall-nya krenkan he..he.. trus satu lagi liat itu di bawah ada social-bar join ya join-join biar kita bisa ngomen-ngomen nggak meaning di sana he..he..

Blogs Wall

06 March 2009

Adults (Men) Only

MaturePost kali ini berisi tentang dunia laki-laki dan diperuntukan bagi laki-laki sejati dan dewasa. Bila Anda bukan laki-laki atau belum dewasa, tetapi tetap memaksa ingin membaca yah sudah terserah, saya mau bilang apa ,tapi ingat resiko tanggung sendiri. Sebenarnya post ini sudah lama ada di draft akan tetapi tidak kunjung rampung dan sempat beberapa kali disalip oleh post-post lain

Rating: Mature 17+
Keyword: laki-laki, sejati, cinta, suami, istri, resmi.
Comment system: IntenseDebate

Di suatu sore, pada hari yang masih boleh dikatakan bernuansa lebaran, sepulang bersilaturahim ke rumah beberapa orang yang menurut pohon silsilah keluarga memiliki posisi yang lebih tinggi, saya dan BOSS BESAR (nyokap aye :p) terlibat gossip pembincangan kecil.
.....
bos besar: nah dengerkan cerita tadi mon!!
bujang urban: iya
bb: makanya kalo udah nikah nanti jangan mau diatur-atur istri
bu: iya lah, diatur-atur ibu aja mon nggak mau

bb: *terdiam keki*
.....
Sebuah obrolan lainnya (via YM) dengan seorang sahabat, yang berkantor di gedung depan, lebih-kurang beberapa pekan sebelum obrolan singkat di atas, sejauh yang saya ingat masih berada di dalam bulan suci Ramadhan.
ndoro abdi dalem: waalaikumsalam bung Temon...
bujang urban: hewhewhew dari mana wae
bu: ??
nad: dah gw kasih comment jg koq di FS lo...\
bu: he..he...
bu: :p
nad: sholat plus dengerin ceramah td..
bu: oo gitu asik ya
nad: lama baru naek ke ruangan lg..
nad: hehehe..
nad: plus tidur2an dulu molor biasa...
bu: ha..ha... termasuk ibadah :D
nad: :D
nad: Mon, gw dah baca file yg prnh lo kirim ke gw..
nad: blom semua sih yg kira2 menurut gw tertarik aje..
bu: yang mane ebook itu bukan ?
nad: mantab...sangat mendalam memahami hub pria&wanita...
nad: kuueeerreeennn..
bu: he..he.. iya sen emang sih judulnya rada bikin malezzzzz :p
nad: salah satu poin penting yg gw tangkap nih ya...
bu: apaa?
nad: jujur pd diri sndiri, teguh memegang prinsip&tujuan hidup...
bu: nah itu baru laki-laki :D
nad: liat bisa diselaraskan gak dgn pasangan qt..kl memang gak bisa jgn diteruskan...
nad: betul jg sih...
bu: iya betul, yah kompromi bisa lah, harga nego gitu
bu: tapi yah nggak jauh" amat :p
nad: kompromi memang bisa pd batas2 tertentu...tp kl emang dah terlalu jauh susah tuh...
nad: jgn dipaksakn hub yg seperti itu..
bu: he..he.. iya betul nggak sehat cuma menunda kehancuran aja
nad: TOP jg e-book lo tuh...
bu: eh gimane senior lo yg minta jg ada respon nggak ?? :D
nad: dia blom baca kayaknya...
nad: blom kasih respon...
nad: lg lumayan sibuk nih di kantor...
bu: oo gitu yah he.. iya dah :D
nad: ni aje curi2 waktu bacanya..
nad: hehehe...
bu: he..he.. yg penting manfaat kan :)
nad: sipp...
nad: mantab...;)
nad: meski gw yakin dlm praktek dunia riil-nya tdk semudah seperti yg ditulis buku tu...
bu: iya sih tapi seenggaknya kita tau arah yg harus di tuju
nad: mnjaga keseimbangan pikiran&perasaan tu sulit kdng....
bu: betul
nad: tp justru disitu letak ujian kehidupan-nya...
nad: ;)
bu: he..he.. sepakat gw dah pikirin itu dari dulu he.. akhirnya ada validasi :D
bu: emang di psikologi ada istilah orang tipe feeling sama thinking
bu: gw yg termasuk thinking, bukan berarti bagus atawa best gitu yg terbagus ya yg ditengah itu
bu: masing" tipe harus berusaha menuju ketengah biar hidup jadi lebih indah he..he.. O:-)
nad: OK deh setuju...
nad: tp laki2 biasanya tipe "thinking" ya...
nad: ce lebih emosional...
bu: iya makanya saling membutuhkan :p
nad: mudah terbawa perasaan...
bu: saling megisi, menyeimbangkan
nad: yoi...setuju...
nad: TOP-lah...
nad: hahaha...
nad: ni kyk diskusi pakar percintaan neh...
nad: :D
bu: he...he...
Sampai di sini bagai mana pendapat Anda
? Sepertinya nuansa patriarki terlalu kental di post ini ya he..he.. Bila demikian bolehlah saya menukil sebuah sajak dari Rumi.

CINTA WANITA
Jika secara lahir istrimu yang kau atur, maka secara batin engkaulan yang diatur istrimu yang kau dambakan itu.

Inilah ciri khas manusia; pada jenis binatang lain, cinta kurang terdapat dan itu menunjukan rendahnya derajat mereka.

Nabi bersabda bahwa wanita mengungguli orang bijak, sedangkan laki-laki yang sesat mengunggulinya; karena pada mereka kebuasan binatang tetap melekat.

Cinta dan kelembutan adalah sifat manusia, amarah dan gairah nafsu adalah sifat binatang.

Wanita adalah seberkas sinar Tuhan; dia bukan kekasih duniawi.

Dia berdaya cipta; engkau boleh mengatakan dia buakn ciptaan.


Wahai laki-laki sadarlah diri, pilihlah dengan hati-hati kepada siapa kau akan memberi tali kendali batinmu nanti.

Related posts:



Read more...

01 November 2008

Temon Begin

Everybody +10Post ini berisi tentang asal-muasal nama Temon yang saya gunakan sejak lama. Saya akan sedikit membahas tentang tanggapan orang ketika mendengar nama panggilan saya tersebut serta beberapa arti nama Temon di beberapa daerah, sejauh yang saya tau tentunya. Selain itu saya juga ingin menjelaskan hubungan antara Temon yang ini dengan Temon yang ada di televisi baik dahulu maupun sekarang.

Rating: Everyone 10+
Keyword: temon, arti, nama, asal-muasal, panggilan, resmi.
Comment system: Blogger

Sehubungan dengan semakin populernya nama "Temon" akhir-akhir ini, maka menjadi penting bagi saya untuk mengklarifikasi asal-muasal nama Temon yang satu ini. Sejatinya post tentang hal ini sudah sejak lama saya rencanakan, akan tetapi saya pikir sekarang lah waktu yang paling tepat untuk menyusun dan mempublishnya. [kenapa baru sekarang?] (mumpung inget dan sempet he..he..)

Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan nama legal saya terlebih dahulu. Nama saya yang tertera pada KTP dan beberapa dokumen lainnya adalah þ®ihãrdãdi (doang). Berhubung beberapa institusi merekomendasikan / mengharuskan penggunaan nama belakang, maka pada beberapa kesempatan saya menggunakan nama þ®ihãrdãdi §upã®di (§upa®di is my old man name).

Temon!? koq Temon sih?

Bagi beberapa orang (terutama yang mengerti bahasa jawa) mungkin akan sedikit terhenyak ketika mendengar nama panggilan saya tersebut, seperti terlihat pada beberapa komentar di beberapa post. Konon di daerah jawa tengah terutama di sekitar Magelang dan Yogyakarta, Temon berarti cewek muda nan bohai, montok, semok, bahenol-demplon, prikitiw deh pokoknya. Selain itu, kembali konon kabarnya, Temon itu berarti temuan atawa pungut. Dengan kata lain yang diberi nama temon itu adalah anak yang ngegeletak di pinggir jalan, dilalerin lalu dipungut deh sama orang lewat yang iba melihatnya hu..hu.. Dengan ini saya nyatakan Temon yang satu ini tidak ada hubungannya dengan salah satu dari "konon kabarnya" tersebut.

Nah koq mirip nama penyiar??

Sekitar delapan tahun lalu pertanyaan tersebut pernah terlontar dari seorang senior saya di kampus. Sebagian dari Anda mungkin sudah mengetahui maksud beliau. Yak benar, yang dimaksud adalah nama penyiar radio SK (Suara Kejayaan), di sekitar pertengahan 90-an. Ketika itu kira-kira saya masih duduk di bangku sekolah dasar, tetapi entahlah seperti sudah menjadi kebiasaan, saya selalu mendengarkan radio yang diperuntukkan (segmen) bagi usia di atas saya (lebih tua). Artinya begini, ketika SD saya mendengarkan radio ABG, ketika ABG saya mendengarkan radio untuk mahasiswa dan seterusnya he..he.. Kembali tentang si penyiar radio, mungkin sebagian besar dari Anda telah mengenalnya dengan baik saat ini, bila belum silakan tonton sitkom Abdel dan Temon di Global TV, nah di sana Anda dapat melihat Temon yang saya maksud.

Semua berawal ketika ....

Okay saya akan coba menceritakan kepada Anda sekalian tentang asal-muasal nama Temon yang saya sandang ini. Semua berawal ketika saya lahir..., eh kejauhan deng he..he.., kita percepat menjadi 2,5 tahun setelah saya lahir.

Tersebutlah pada suatu malam, ketika teman-teman sebayanya sedang asik terlelap di peraduan þ®ihãrdãdi kecil belum ingin memejamkan matanya (yang sipit itu) guna mempercepat proses pertumbuhan. Ya, tidur siang yang terlalu lama merupakan pangkal permasalahan dari segala penyimpangan ini.

Melihat fenomena ini sang Bunda pun mengajaknya ke depan kotak ajaib berwarna merah, yang gambarnya masih hitam-putih. Pada malam tersebut, pukul tersebut telah terjadwal sebuah film heroik kemerdekaan yang berjudul "Serangan Fajar". Mungkin sebagian dari Anda ada yang berpikir, "Ah Serangan Fajar, itu kan propaganda Orba". Akan tetapi cobalah renungkan, cobalah Anda tanyakan pada anak berusia 2.5 tahun saya yakin jawabannya adalah "Persetan dengan orde!!" he..he..

Entahlah apakah þ®ihãrdãdi kecil mengerti apa yang dilihatnya? Sepertinya saat menyaksikan film tersebut Ia amat tertarik dan terkesan dengan salah satu tokoh. Ya benar tokoh tersebut adalah Temon, seorang anak kecil yang sedang gundah karena ditinggal berperang oleh bapaknya, dan di kemudian hari menjadi pilot pesawat tempur (bener nggak nih ceritanya ya terus terang saya dah lupa he..he..).

Film pun berakhir, þ®ihãrdãdi kecil terlelap, entah apakah Ia menyaksikan film tersebut sampai akhir atau tidak. Sampai pada keesokan harinya saat orang tua þ®ihãrdãdi kecil memanggilnya dengan Dadi dan Ia tidak mengacuhkannya. Mulai saat itu juga Ia (secara sadar sepertinya, saya sendiri tidak ingat :p) meminta orang tuanya untuk memanggil dirinya dengan nama TEMON.

Sebuah trauma masa kecil yang cukup memilukan (bagi orang tuanya) he..he.. Panggilan itu pun berlanjut, dari lingkungan rumah, taman kanak-kanak, SD dan sampai sekarang. Nama resmi pemberian orang tua pun tenggelam. Nama tersebut hanya digunakan untuk masalah legal dan formalitas. Bahkan tidak jarang orang yang mengenal Temon tidak mengenal þ®ihãrdãdi.

Fin. :p

Yah begitulah ceritanya boleh percaya boleh tidak keputusan ada di tangan Anda. Berbicara tentang nama kurang lengkap tanpa melihat name's hidden meaning seperti yang dilakukan jeng Mayang yang ternyata ada Anindyajati-nya (baru tau sayah :p). Sebenarnya saya sudah pernah mencobanya beberapa bulan lalu setelah melihat profile friendster Astrid. Sayang disayang ketikan ingin melihat lagi si Astrid sudah tidak memasangnya lagi. Untunglah si Ghea yang bermarga Doang mem-bookmarknya di Stubleupon he..he..

Bila berminat silakan dilihat arti tersembunyi baik dari nama resmi saya dan nama yang tidak resmi tetapi lebih dikenal.

þ®ihãrdãdi Vs. Temon

Nah bagi yang merasa sudah mengenal saya, sudi kiranya untuk memberikan komentar arti tersembunyi dari nama yang mana (antara kedua nama tersebut) yang saya banget gitu loch :p

Read more...

23 October 2008

How Liberal Can You Go? (Part II)

MaturePost kali ini merupakan kelanjutan dari sebuah post yang berjudul "How Liberal Can You Go?" (link saya letakkan di bagian akhir post) yang telah saya buat sekitar satu tahun lalu. Sebelum Anda membaca post ini lebih lanjut, saya peringatkan bahwasannya post ini mengandung materi yang mungkin agak sensitif untuk sebagian orang dan post ini hanya ditujukan bagi mereka yang cukup open-minded.

Rating: Mature 17+
Keyword: faith, spiritual, religion, logic, wisdom.
Comment system: IntenseDebate

(Bagian Kedua dari Dua Tulisan)

Apa kabar pembaca sekalian? lama tidak terlihat ya :D [ada gitu pembaca setianya?] (seperti biasa, PeDe aza :p). Akhir-akhir ini ide post datang bertubi-tubi di kepala saya dan sialnya hampir semua ide tersebut termasuk dalam kategori "berat", dengan demikian saya tidak dapat langsung seenak udel mempublishnya. Banyak hal yang harus dilakukan dalam mengolah postingan yang termasuk kategori "berat" tersebut diantaranya adalah memperhalus, membuatnya lebih (seolah-olah) ringan dan nyaman (konform) serta menetralisir unsur-unsur emosional yang ada, terutama unsur anger >:).

Okay kita mulai fokus kepada post kali ini. Jujur saja, ketika menyelesaikan bagian pertama (yang sebagian besar hanya menulis ulang karya orang lain) saya tidak tahu pasti bagaimana konsep tulisan bagian kedua ini. Ide tentang konsep bagian kedua datang sedikit demi sedikit dari berbagai hal yang saya alami, pikirkan, diskusikan dan sempat juga sedikit saya renungkan lebih-kurang hampir satu tahun terakhir.

Permainan kata-kata

Bermain dengan kata-kata merupakan salah satu keahlian yang wajib dimiliki oleh seseorang yang sudah melewati usia 25 tahun, apa lagi bagi laki-laki he..he.. Walaupun belum mancapai tingkatan master tapi yah lumayan lah korbannya sudah bergelimpangan :p. Dalam review buku The Art of Loving saya menuliskan.
Entah mengapa setelah membaca buku ini seketika semua wanita menjadi cantik di mata saya.
Mungkin sebagian dari pembaca ada yang pernah berdiskusi dan sedikit saya jelaskan makna tersirat dari kalimat tersebut, bagi yang belum, kali ini akan saya jabarkan kepada Anda sekalian.

Sebelumnya mari kita berkenalan dengan logika aristotelian, sejauh yang saya pahami tentunya :D. Mungkin kalau boleh saya katakan logika filsafat aristotelian adalah logika yang kaku tetapi di lain pihak, sifatnya yang kaku tersebut membuatnya sederhana dan mudah dipahami. Sebenarnya konsep logika aristotelian ini lah yang lumrah kita gunakan di sekolah, kampus dan berbagai tempat lainnya, hanya mungkin tidak disebut-sebut sebagai logika filsafat aristotelian mungkin karena sepertinya terkesan angker atau memang tidak mengerti sama sekali :p. Tiga prinsip dari logika filsafat aritotelian adalah
  • Hukum identitas (A adalah A).
  • Hukum kontradiksi (A bukan non-A).
  • Hukum tidak ada jalan tengah (A tidak dapat menjadi A dan non-A, juga A atau bukan non-A).
Bagaimana, sudah mulai pusing? sama kalo gitu he..he..

Kembali ke gombalan kutipan review saya di atas. Saya mengatakan "... semua wanita menjadi cantik ..." yang berarti si A cantik, si B cantik, si C cantik dan seterusnya. Jika semua wanita menjadi cantik apakah atribut cantik masih penting? Dengan kata lain, cantik tidak lagi signifikan (bukan atribut utama yang menentukan) seperti yang saya nyatakan dalam komentar saya di salah satu post jeng Melur.

Salah satu teknik smoothing

Teknik permainan kata-kata tadi acap kali saya gunakan untuk melakukan smoothing. Smoothing (memperhalus) di sini dalam artian memperhalus pernyataan (statement). Suatu ketika saya berujar.
Agama itu lebih dari hanya sekedar membuat kita menjadi orang baik-baik.
Pernyataan tersebut di atas sudah saya smoothing. Kira-kira seperti apakah kalimat versi kasarnya? Okay persiapkan diri Anda dan kencangkan ikat pingang. "Kalau hanya ingin menjadi orang baik-baik, tanpa beragama pun sebenarnya juga bisa".

Okay tenang semua, tenang-tenang, jangan panik jangan kisruh. Mungkin bagi sebagian pembaca yang spaneng setelah membaca pernyataan barusan post yang satu ini mungkin dapat sedikit membantu (menjadi tambah spaneng he..he..). Pernyataan tersebut saya lontarkan hanya ingin mengungkapkan fungsi agama yang saya pahami sejauh ini, yang munkin tidak saya dapat dari pelajaran agama di bangku sekolah dan bangku KOPAJA.

Agama, menurut saya sementara ini


Seperti yang telah saya katakan, agama lebih dari sekedar membuat seseorang menjadi orang baik-baik, tidak membuang sampah sembarangan, tidak maling, tidak korupsi, tidak berkencan dengan istri tetangga dan lain sebagainya. Agama datang dari "atas", nalar, spiritualitas manusia dan hati nurani tidak mampu merabanya. Maka dari itu, agama membutuhkan utusan, penghubung antara langint dan bumi. Utusan untuk memberi tahu siapa nama-Nya. Utusan yang menyampaikan perkataan-Nya, menjelaskan mengapa kita hidup di sini, di dunia. Utusan yang menuntun tata-cara ritual inti sesuai dengan kehendak-Nya, untuk dilakukan oleh penganutnya sebagai pengakuan dan bukti ketundukan pada-Nya.

I'm a Moslem

Saya seorang muslim, agama saya Islam, akan tetapi Islam lebih dari sekedar agama, Islam juga merupakan sebuah peradaban. Saya tidak akan berbicara panjang lebar tentang keonsep peradaban Islam saat ini, tapi saya hanya ingin menelaah arti muslim. Kata muslim, masih berhubungan dengan Islam, dan juga kata salam karena konon akar katanya sama (CMIIW, maaf saya sangat awan dengan bahasa Arab) yaitu Sin, Lam dan Mim.

Seingat saya, guru agama dulu mengajarkan bahwa Islam adalah agama yang damai, sesuai dengan arti salam kalau tidak salah artinya damai dan selamat. Beberapa waktu lalu setelah saya sempat mencari-cari, arti harfiah (kamus) kata islam adalah menyerah, surrender, submission. Saya sempat mendiskusikan hal tersebut kepada beberapa orang kawan yang juga muslim, dari tampilannya dapat dikatakan beliau lebih regius dari saya :D, entah mengapa saya "mencium sedikit aroma" ketidaksukaan saat saya mengemukakan hal tersebut, walau beliau pun mengakui arti harfiah kata islam adalah menyerah.

Kikis egomu dan menyatulah dengan ego-Nya

Islam berarti menyerah sedangkan muslim berarti orang yang menyerah, sekarang pertanyaannya menyerah kepada siapa? Sudah pasti jawabannya adalah menyerah kepada Dzat yang maha kuasa. Begitu pula arti salam atau berdamai tadi, sudah pasti berdamai dengan Dzat yang mengusasai alam semesta. Entah mengapa teman saya tadi harus merasa kurang suka, mungkin terkesan lemah atau apa, entahlah. Saya yakin bukan suatu kebetulan, konsep ini juga saya temukan di ajaran TAO, akan tetapi TAO tidak berbicara tentang nama Tuhan karena saya pikir TAO bukanlah agama TAO adalah filsafat kearifan tradisional yang mengandalkan nalar, spiritualitas manusia dan hati nurani. Konsep tersebut dapat Anda lihat pada post It's not that simple!, baris yang terkait akan saya kutip lagi sebagai penutup post kali ini.
... Apakah Anda ingin menjadi bebas dan merdeka. Sesuaikan dengan hukum Tuhan bagaimana sesuatu itu terjadi. ...

Related posts:



Read more...

07 October 2008

What's Up? What's New?

Everybody +10Post ini berisi mengenai beberapa hal baru yang telah saya coba terapkan dalam blog ini. Beberapa hal baru tersebut antara lain adalah summary gaya baru ini, penerapan Post Rating, pemasangan beberapa social bookmarking button, misuse of twitter, perkenalan blog-muda, KLOMPENCAPIR blog ini, tiga page-element baru dan U-Comment-I-Follow.

Rating: Everyone 10+
Keyword: blog, feed, post-rating, summary, social-bookmark, twitter, sideblog, page-element, SEO.
Comment system: Blogger

Hei apa kabar? Mumpung suasananya masih lebaran jadi sekalian mohon maaf lahir batin ya bila ada salah-salah ketik baik yang disegnaja maupun tidak. Gimana berat badan, kolesterol, tensi, kadar gula darah semua masih terkontrol kah? he..he.. Okay cukup basa-basinya ya kita langsung saja mulai post kali ini.

Coba deh-coba deh?! sebenernya summary yang bener kayak gimana sih? Apa potongan tulisan di awal-awal artikel/post itu sudah sah disebut sebagai summary? Koq saya pikir blom sah ya, belum aci gitu kalo anak kecil bilang. Memang sih bila diperhatikan tutorial-tutorial cara untuk hanya menampilkan sepenggal bagian awal post saja di halaman utama (index) blog ,maka judul tutorial tersebut pada umumnya adalah "How to Make Post Summary" atau "How to Add Read More". Lalu, bagaimana nasib blogger macam saya ini yang acap kali melantur kesana-kemari di awal-awal post? Kemungkinan besar sebagian pembaca menjadi il-feel dan mengurungkan niatnya untuk membaca lebih lanjut. Atau bahkan sebaliknya, sebagian lagi akan merasa tertipu karena isi post keseluruhan ternyata berbeda jauh dengan apa yang Ia harapkan dan idam-idamkan.

New Summary Style

Berdasarkan pemikiran tersebut di atas, saya membulatkan tekat dan memutuskan untuk membuat summary yang yah lebih nyummary gitu lah he..he.. Pada summary yang lebih nyummary ini saya harap para pembaca dapat mempersiapkan diri baik fisik maupun mental ketika hendak membaca sebuah post lebih lanjut, baik pembaca yang langsung tiba di halaman post, dari halaman utama (index), atau dari feed. Dalam summary baru ini saya coba untuk menginformasikan inti dari segala initi bahasan post yang bersangkutan, kata kunci, sistem komentar yang digunakan dan yang tidak kalah baru juga ,Post-Rating.

Post-Rating

Pada beberapa kesempatan setelah saya amat-amati traffic blog ini, ternyata pembaca blog saya ini cukup heterogen. Kisaran pembaca tersebut di perkirakan dimulai dari siswa SMP sampai dengan kandidat guru omong besar. Dengan memperhatikan hal tersebut, sebagai warga negara yang pura-pura baik saya merasa bertanggung jawab atas perkembangan psikologis dan mental para pembaca blog ini. Berhubung blog saya (yang ini) tidak memiliki tema khusus dan juga tidak diniatkan untuk menyasar pada segmen pasar tertentu ditambah lagi variasi tulisan yang cukup beragam (dari pangkas rambut, politik hingga teknik seks terlarang), maka guna mengejawantahkan rasa tanggung jawab tersebut saya putuskan untuk menerapkan Post-Rating pada tiap-tiap post yang saya publish. Dengan demikian saya menghimbau (kayak acara radio minang aja ya he..he..) kepada para pembaca untuk benar-benar memperhatikan rating yang saya tetapkan pada setiap post bila tidak ingin mengalami mental disorder atau setidaknya depresi ringan. (Keterangan tiap-tiap rating, versi saya, dapat Anda lihat di sini atau di sidebar halaman utama /index).

Social Bookmark

Heem... kenapa ya koq kata "sosialisasi" semakin sering saya dengar akhir-akhir ini? Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma Irama. Untuk bersosialisasi di blogsphere saya lebih memilih jalur social bookmark ketimbang berbagai mode sesaat yang mudah menguap. Seperti terlihat pada tiap akhir post terdapat lima tombol social bookmark yang dapat Anda pijit-pijit sesuka hati. Untuk lebih jelasnya tentang social bookmark ini silakan cari info sendiri yah he..he..

Twitter with temon's style

Beberapa saat lalu saya sempat merenung dan berkontemplasi memikirkan nasib account twitter saya yang tidak jelas juntrungannya. Setelah di pikir-pikir kenapa saya tidak memperdayakan saja nih si twitter, nggak usah mentok sama tag-linenya itu yang berbunyi "What are you doing?". Akhirnya saya memutuskan untuk memperdayakan twitter sebagai jejak aktivitas online (yang non-off the record pastinya ya he..he.., kalo ngegombal di ym sih nggak suah ditulis kayaknya). Jejak aktivitas online dalam artian bila saya mengomentari sebuah post saya akan menuliskan url post tersebut, memberi tahu bila saya melakukan aktivitas di social bookmark, dan tentu saja bila update post ya. (inspirasi: dari sini)

Blog Muda he..he.. assyiiikkkk

World!!, please welcome Temon & D'unEssential he..he.. Yak itu dia blog muda (kinda sideblog) saya, yang saya nikahi secara sirih dengan persetujuan blog yang ini tentunya. Memiliki blog muda bukan perkara mudah, saya harus pastikan blog tua sudah dinafkahi baik secara lahir, batin, moral dan spiritual dengan memadai. Blog muda saya ini lebih "ringan" ya nggak terlalu banyak mikir lah, asal ngejeplak aja, santai deh [emang di sini nggak asal ngejeplak gitu?] he..he.. (jejak online saya melalui twitter bisa Anda pantau melalui blog muda ini, atau bisa langsung langganan feednya juga hi..hi... apa di follow aja sekalian he..he..).

KLOMPENCAPIR

Apakah Anda telah berlangganan feed blog ini? Bila belum segeralah bergabung ke dalam KLOMPENCAPIR kami, karena dengan bergabung maka ada sebuah keuntungan yang akan Anda peroleh yaitu "Nggak ada ruginya lah" he..he... Pendaftara KLOMPENCAPIR dibuka 24 jam per hari, tujuh hari sepekan dan 52 pekan setahun. Bila berminat segera arahkan browser Anda ke halaman utama (index/home) blog ini (page elemen kedua di side bar).

New Page Element

Selain KLOMPENCAPIR sebenarnya ada tiga page element baru yang saya munculkan di halaman post (item). Tiga page element tersebut adalah "Recommended", "Not Recommended" dan "The Series". Page element "Recommended" dalam artian adalah post-post yang saya sarankan kepada Anda untuk membacanya, "Not Recommended" ya sebaliknya ya, jelas dong, sedangkan "The Series" adalah kelompok post memiliki hubungan satu dengan yang lainnya baik berurutan maupun tidak.

U Comment, I Follow ching-chai la!

Bagi para SEO'ers mungkin tidak asing lagi dengan term teresbut. Seperti sebagian dari kita ketahui engine blogger (service)/blogspot memang terkenal kurang ramah dengan usaha SEO , salah satunya terlihat jelas dengan adanya variabel "rel=nofollow" secara default pada komentar-komnetar yang ada. Dengan demikian maka bila robot crawler google atau serearch engine lainnya menyinggahi sebuah post maka link-link yang terdapat di komentar-komentar tersebut tidak ikut disinggahi (mungkin itu juga yang bikin pada males ngomen ya? he..he..) Dan dengan ini saya beritahukan bahwasannya saya telah menghapus "rel=nofollow" jadi tidak usah ragu dan bimbang bila ingin berkomentar tapi inget jangan nyampah!!

Read more...

19 September 2008

Brillante not Brilliante Sorry, Everybody makes Mistakes, Right?

MaturePost ini masih berhubungan erat dengan post sebelumnya, masih berkisar acara pemberian award dari nona dita di sana. Pada intinya post ini adalah respon dari perkembangan komentar di post nona dita yang mulai tidak terarah dan melenceng jauh dari konteks awal. Pada bagian awal post saya letakan link sehingga saya harap permasalahannya lebih mudah dipahami.

Rating: Mature 17+
Keyword: blog, blogosphere, traffic, friendship, the-why of blog, comments, blog-design, ego.
Comment system: IntenseDebate

Sumber segala sumber pencerahan
(silakan telusuri link di atas untuk memperjelas duduk perkara)
be..be..be..be..

Kenapa penghuni kebon jahe sampe nyasar di mari yak?, ini kapiten jas, apa si dolop atawa wanita berambut panjang, berkulit hitam manis yang jalannya nggak napak dan kerap meluncur masuk ke arah pemakaman ya? hi...hi...

Kepada para hadirin yang laen mohon maap atas ketidaknyamanan yang anda rasakan, memang sepertinya ada aura-aura "gimana gitu" di sekitar sinih ya he..he..

Lalu saya juga ingin menyampaikan permohonan maap kepada para pakar blog marketing, para ahli traffic dan para konsultan pr yang sangat saya hormati sekali. Marilah kita bersantai sejenak, lupakan sedikit tentang marketing, traffic, pr, dan berbagai tetekbengek teknis yang njelimet ituh seperti kata nonadita.
enjoy this life
Saya aja sebagai pilihan pertamanya Anan (pagilan sayang saya ke nonadita, sayang sebagai temen zam tengang ajah cowboy )nyantai-nyantai aja.

Jadi begini yah saudara-saudara ku sekalian alam, sebenernya ada misi suci di balik pemberian award Nonadita kepada kami berdua khususnya, yang mungkin tidak disadari oleh orang-orang di luar lingkup, yah mungkin bisa dibilang semacam "internal jokes" lah gitu he..he..
Oke akan saya sedikit jabarkan yak. Singkat saja, semua berawal ketika saya lahir he..he.. enggak deng.
Jadi begini mungkin sebagian dari Anda terkaget-kaget kenapa Nonadita bisa memilih dua blog nggak jelas itu sebagai rekomendasi pertama dan kedua?? (kalo yang ketiga jelas dong yak he..he..) sebenarnya Nonadita ini memang salah satu teman baik kami sejak dahulu kala, bahkan sebelum cucu sby lahir [cucu sby baru lahir maren dodol!] yah pokoknya lama deh ya. Sebagai teman pada umumnya kami sering conference ym betiga, ngomong ngalor ngidul nggak jelas, berbagi suka duka yah pokoknya kaya sinotron ACI dah [nggak sebegitunya kale]

Apa pasal?

Mungkin hal yang saya katakan tadi terlihat dari pernyataan nonadita yang menyebut bahwa tulisan saya menarik, oke sebentar, coba disini yang pernah mampir ke blog saya berapa orang, tunjuk jari! (semua dong ya, ini kan di blog saya :p) apakah menarik? saya hampir dapat pasitikan tidak ya? sweat, karena memang bila dilihat post per post tulisan saya hanya seperti sampah-sampah berserakan yang nggak penting, begitu juga tulisa rae (iya kan re? dah iya aja yg kompak dong pirate), kami memang enggan membahas hal-hal mainstream karena kami tau sudah banyak orang yang lebih baik dalam hal tersebut, dan kami juga engan bersaing dengan media massa, kami hanya membahas hal-hal menurut kami penting saja yang terkadang kami anggap agak terlewatkan oleh massa akan tetapi krusial bahkan di beberapa post kami membahas hal-hal yang kemungkinan besar diluar kenyamanan masyarakat umumnya atau bahkan diluar kewarasan malah biggrin.

[jadi gimana mon, baca post lo satu persatu secara kronikel bakal jadi ide besar?] yah nggak juga sih, paling cuma jadi tumpukan sampah besar ajah tongue kayak di TPA tempat tamasyanya rae bersama kelompok kunjugannya ituh hi..hi.. Bukannya kami anti sosial, tapi hanya tidak ingin merusak hari Anda yang indah itu dengan pikiran-pikiran liar kami yang suka nggak jelas juntrungannya sweat.

anti sosial hem...

Sebenarnya saya tidak anti sosial loh, kalo rae sebenarnya juga nggak sih ya kami biasa-biasa saja, memiliki kawan dan pengemar cool1, menghadiri selametan, buka puasa bersama, ikut arisan, menyapa tetanga, ngegodain mbak-mbak warteg, ngegombal di ym, nawar kalo naek bajaj, dan juga berkelahi di krl (itu waktu muda ya sekarang dah malu sama uban umur tongue) tapi mungkin hal-hal tersebut kurang saya angkat di blog saya ini. Tanya kenapa?, mungkin karena "the why" utama saya dalam ngeblog memang bukan untuk mengangkat kehidupan sehari-hari saya yang bukan siapa-siapa ini [play da music!!]. Sebenarnya saya sudah menyiapkan sebuah post tentang "the why" tersebut sejak lama akan tetapi belum di sempat di publish saja, jadi dengan kata lain harap maklum adanya.

Bingkisan traffic

Atas traffic yang sangat massif yang ditimbulkan dari penganugerahan award ini saya ucapkan terima kasih tiada terhingga, hal tersebut merupakan suatu kemewahan bagi kami. Selain itu juga terimakasih telah membuat kami lebih dikenal setidaknya di komunitas blog sekitar sini yak kami sangat hargai itu semua, akan tetapi biarlah kami tetap menjadi kami, menjadi apa yang kami pikir pinting untuk menjadi. Kami tidak gila kami hanya bukan Anda, sekali lagi harap maklum adanya.

Saya percaya setiap orang memiliki porsinya masing-masing dalam kehidupan, marilah kenali porsi diri kita dan dengan porsi tersebut marilah kita buat kehidupan ini menjadi lebih baik. Saya pribadi menyadari Nonadiat sebagai seorang ESFP memang sangat cocok menjadi seleb-blog, tidak ada yang salah sama sekali, malah dengan bawaan oroknya itu dapat mempromosikan dan menyemarakkan blogosphere Indonesia sehingga lebih maju lagi. Tanpa dikirimi traffic pun, saya juga sudah ikut senang ketika salah seorang teman kami menjadi seleb-blog karena saya lihat pada posisi tersebut Nonadita dapat mengoptimalkan potensi diri yang telah dianugerahkan kepadanya.

Comment please !

Dalam negblog saya tidak terlalu "gimana gitu" sama yang namanya komentar. Nggak ada komentar sukur, ada ya girang bukan kepalang evileyebrows. He..he.. kembali lagi ke post-post kami yang memgang untuk sebagian orang agak sulit untuk dikomentari, atau mungkin ada kesan gimana gitu yang menyebabkan sebagain orang tersebut menjadi segan untuk berkomentar, saya pribadi amat paham. Komentar bagi saya adalah suatu masukan yang mungkin saja dapat memberikan sudut pandang baru atau bahkan dapat menjadi penyelamat bila kami tersesat. Saya pribadi pada intinya sangat terbuka kepada segala macam bentuk komentar baik berupa keritik, caci, maki bahkan sampah pun saya terima dengan lapang dada (tapi nggak tau ya si rae gimana he..he..) dengan demikian bila ingin komentar di blog saya komentar saja tidak usah sungkan dan ragu apakah kita saling kenal atau tidak bukanlah sebuah soal. Begitu pula sebaliknya bila Anda tidak ingin berkomentar ya juga tidak usah sungkan dan ragu. Dari manapun "kampung" Anda berasal saya sangat menerima dengan lapang dada dan legowo toh sekarang blogger(service)/blogspot sudah lebih friendly tentang masalah penanganan komentar ini.

Masalah disain blog Rae

He..he.. darah muda ya darah yagn berapi-api kata Bang Haji, ya silakan diselesaikan sendiri sudah pada gede ini kan, tapi pesan saya yah sudah lah jangan berlarut-larut malah meleber kasana-kemari, sesekali cobalah meredam ego tidak ada salahnya toh [tar gimana dong repusai gw sebagai laki-laki sejati?? bisa dilecehkan dianggap nggak jantan?!] yah itukan anggapan orang luar, jantan-nggak jantan silakan tanya ke istri masing-masing saja nanti (kalo dah resmi yak) he..he..

PS: kepada blogger pemula yang membaca post ini tidak usah dibikin pusing tetap saja ngeblog ya masalah seperni ini sih biasa nggak ada yg aneh biggrin.

Related Post:
I'm not crazy, I'm just not you.
Who gonna kickin whose ass ?

Read more...

 
CUSTOMIZED TEMPLATE BY TEMON © 2007-2008 TEMON'S BLOG. ALL RIGHT RESERVED