Pages

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

16 September 2008

Blogrollgator (more...)

Post kali ini hanya menampilkan hasil jerih payah Blogrollgator yang di update setiap kali ada orang yang mendownload musik dari internet*. Tidak hanya 7 post terakhir, pada post ini terdapat 20 post terakhir, berserta sedikit kata sabutan dari keuta RT setempat (itupun jika ada). Dengan kata lain post kali ini adalah blogroll gator yang lebih niat gitu he..eh. Agar dapat diakses dengan mudah link ke post ini akan diletakan di bagian bawah Blogrollgator. So bila Anda tidak ingin membeli kucing dalam karung silakan sering-sering berkunjung ke post yang satu ini.


Blogrollgator TOP-20



)* nggak semua yang lo denger itu bener :D

Kucing dalam karung? kucing dalam sarung kale(baca lebih lanjut...)

07 September 2008

Plan B on Draft

Hem.. ya..ya..ya... pipe yahoo down untuk waktu yang lumayan lama dan itu berarti blogrollgator saya ikut ngadat juga, soalnya mesinnya ya pipe yahoo itu. Untungnya ketika saya menulist post ini sudah bisa lagi he..he.. biggrin. Sambil nungguin pipe yahoo iseng-iseng tadi siang saya bacain komik google chrome, bagus juga ya idenya bikin komik he..he... Komiknya itu bukan manual guide sih tapi lebih ke prensentasi konsep pengembangan google chrome. Mungkin berdasarkan mata awam saya, ide yang dikembangkan dalam google chrom itu hem...ya... "there is nothing new under the sun" [sotoy lo] (he..he..), akan tetapi saya suka dengan mind-set keseluruhannya saya pikir termasuk kategori progressive, serta menafikan pakem-pakem "browser yang semestinya".

Dan yang terpenting dari komik tersebut saya jadi paham maksud "Jendela penyamaran" he..he... Pada intinya sih jendala penyamaran akan mempermudah keisengan saya dalam berselancar mengarungi dunia maya (jadi nggak usah pake dua browser lagi he..he..ninja).

The Plan B

Kembali ke yahoo pipe yang down. Sebenarnya ketika petama kali muncul ide untuk membuat blogrollgator yang ada di benak saya memang bukan yahoo pipe sebagai engine-nya melainkan google reader. Tak lama kemudian langsung saya coba deh google reader untuk merakit blogrollgator, akan tetapi hasilnya tidak memuaskan saya yang banyak maunya ini sweat. Singkat cerita akhrinya saya menemukan yahoo pipe dan secara autodidak mempelajari cara penggunaanya dan saya pun jatuh cinta he..he.. tongue. Cinta itu bukan tanpa alasan, alasan-alasan tersebut antara lain adalah.
  • Dengan yahoo pipe saya dipaksa belajar lagi.
  • Dengan yahoo pipe saya mendapatkan kebebasan lebih menentukan apa yang saya mau yah tapi sepanjang yahoo pipenya bisa he..he..
  • Dengan yahoo pipe saya ditantang untuk mengoptimasi mesin tersebut sehingga lebih efisien.
  • Dengan yahoo pipe saya dapat mengekspresikan keisengan dan keusilan saya dengan lebih leluasa he..he..evil
Maka dari itu yahoo pipe saya jadikan mesin utama sedangkan google reader saya jadikan mesin cadangan ketika mesin utama down dan terkapar.

The Draft

Nah sebelum baca komik google chrome itu tadi sebenarnya saya menyempatkan diri untuk melakukan blog walking menggunakan google blog search. Entah apa kata kuncinya tadi (maaf dah rada pikun sweat) saya berlabuh di sebuah blog, seingat saya blog itu menggunakan Blogger (service)/ Blogspot sebagai enginenya. Setelah beberapa saat pelanga-pelongo, liat-liat pemandangan sekitar saya agak tersentak dan sedikit dibuat takjub melihat kolom komentar yang berada di halaman yang sama dan terlihat natural serta menyatu dengan halaman tersebut tanpa ada kesan implant silicon commenting system dari penyedia pihak ketiga. Tidak seperti biasanya saya pun bertanya kepada si empunya blog melalui southbox yang tersedia tentang kolom komentar tersebut [emang biasanya gimana mon?] (biasanya seh langsung gw korek-korek aja tuh halaman bis itu steal the code he..he.. evil).

Yah tapi tidak dapat saya pungkiri, karena enggan menunggu si empunya blog akan menjawab pertanyaan saya tanpa pikir panjang saya langsung korek-korek aja tuh halaman dan steal the code ninja he..he.. Selidik punya selidik, ternyata komentar tersebut berasal dari blogger (service)/ blogspot langsung dan bukan dari penyedian commenting system pihak ketiga. Untuk mengaktifkannya pengguna blogger (service)/ blogspot harus masuk ke dashboard draft. Blogger Draft adalah Blogger (service)/ blogspot yang menyediakan wahana-wahana yang masih dalam masa uji coba dan evaluasi (beta version). Tanpa menunggu lebih lama saya langsung saja mencoba commenting system baru tersebut seperti di bawah ini he..he.. Ayo cobain dong tongue.

Dasar laki-laki iseng he..he..(baca lebih lanjut...)

05 September 2008

Be a Socialite with Blogger

Ternyata Temon's Blog :: Are You Thingkin' What I'm Thinkin'? :: terlihat bagus dengan Google Chrome (baru di kasih tau Rae kemaren langsung penasaran), kecuali satu hal. Hal tersebut adalah tombol fasilitas search yang ber label "GO!" [yang mana?, nggak pernah peratiin]. Pada Google Chrome tombol tersebut terlihat meninggi dan merusak pemandangan, dengan demikian label tombol tersebut saya ganti dengan ">" saja biggrin. Dan yang saya belum habis pikir apakah itu fasilitas "Buka tautan di jendela penyamaran" think.

Yak seperti biasa melantur di awal post he..he..sweat. Kembali ke inti post kali ini, saya akan membahas sebuah wahana baru yang dimiliki Blogger (service)/ Blogspot. Bila di lihat-lihat wahana tersebut mirip-mirip dengan yang dimiliki oleh twitter (tag line-nya agak sedikit memggangu privasi he..he..), plurk (tag line-nya terkesan jaman susah, antri minyak, antri gas dll rolleyes) dan intensedebate (tag line-nya ah kepanjangan males gw ngomentarin) juga ada.

Biar serasa seleb atawa sekedar penyalurah hasrat exhibitionism

Bila Anda memiliki kehidupan yang amat sangat menarik sekali (setidaknya menurut Anda) dan kemudian Anda berpikir mungkin saja ada orang iseng yang ingin tau apa-apa saja yang terjadi dalam hidup Anda, tetapi Anda kurang yakin untuk menjalin kerjasama dengan layaan SMS Selebriti 9090 maka Anda dapat memanfaatkan twitter, plurk atau yang sejenisnya. Dengan menghalalkan berbagai macam cara ditambah keluesan bersosialisasi baik di dunia maya dan nyata Anda dapat memperoleh banyak pemuja he..he..

Sebenarnya bila sekedar penyaluran exhibitionism, online-status yahoo messenger juga dapat menjadi sangat efektif, selain itu sering-sering isi kuesioner abal-abal di bulbo friendster juga dapat sangat membantu. Akan tetapi cara-cara tersebut terasa kurang puuooollll karena Anda tidak dapat terlalu yakin bahwasannya ada gitu yang baca? he..he..

I'm following you. Are you following me too? Who cares?! tongue

Nah ini dia wahana baru Blogger (service)/ Blogspot, wahana tersebut adalah "Saling Ikut-Ikutan". Pada dashboard blogger, tadi pagi sehabis sahur, secara tidak sengaja, saya menemukan wahana baru ini, sepertinya terlihat masih gress, fresh from the oven dan bau tokonya masih sangat kentara biggrin. Bila di pikir-pikir wahana tersebut yah sama saja dengan google reader, bloglist, dan berbagai wahana sejenis. Akan tetapi bila di pikir-pikir lebih dalam lagi ternyata saya kira wahana baru ini lebih ke unsur sosialisasi ketimbang kemudahan dalam mengetahui dan membaca post baru dari kawan-kawan blogger sejawat.

Dengan wahana baru ini Anda dapat memproklamirkan sudah berapa juta kah jamaah follower Anda, hal ini saya pikir sangat membantu mendongkrak reputasi Anda sehingga dapat lebih leluasa ngegombal sesuka hati. Ada juga sih pilihan anonymous tapi yah saya pikir mending pake wahana lain saja yang lebih muantap dan teruji he..he...

Blogrollgator bagi yang males blogwalkin' dan login, this is temon's style cool1

Sambil menunggu buka puasa dari pada saya melakukan hal yang tidak-tidak, beberapa hari ini setengah sampai satu jam setelah sahur, saya menyempatkan diri mengoptimasi wahana besutan saya sendiri (ceile besutan lol-roll), sehingga menjadi lebih cepat. Yak betul wahana tersebut adalah Blogrollgator istilah ini saya bikin sendiri loh (nggak percaya?, coba aja search di google, kalo blom ada site dengan page-range lebih dari 2 yang nulis blogrollgator berarti Temon's Blog masih nomer satu dong he..he...). Kata Blogrollgator itu penggabungan dari dua kata yaitu blogroll dan agregator, mudah bukan [nggak penteeeng!!].

Blogrollgator itu pada intinya yah agregator biasa juga seperti yang lain. Akan tetapi isinya itu nggak bisa sembarang feed blog boleh masuk he..he.. cowboy, cuma blog-blog yang cukup sial terpilih melalui algoritma (aturan) tertentu yang dirahasiakan (agar tidak pada berbondong-bondong melakukan optimasi biar masuk lol-roll) [heleh sakit lo mon]. Pemikiran di balik pembuatan blogrollgator itu adalah: saya termasuk yang rada males blogwalkin', selain itu juga termasuk yang rada males login. Jadi dengan blogrollgator tersebut saya dengan mudah memantau siapa-siapa saja yang baru mengupdate blognya tanpa saya harus muter-muter blogwalkin' dan tanpa harus loggin untuk mengunakan google reader dan sebagainya. Yah selain itu termasuk usaha saya memperbanyak tabungan akhirat dengan ikut beramal dalam bentuk infak traffic gitu he..he...

[Lah kenapa nggak pake Bloglist aja?] Ya beda dong! (udel aja bodong bukan bolah he..he..evileyebrows) Maksudnya begini, bila menggunakan Bloglist (wahana lainnya besutan Blogger (service)/ Blogspot) maka urutan bila ada blogroll yang update tidak terlihat jelas, selain itu bila salah satu blogroll cukup aktif maka yang terlihat hanya post terakhir saja. Nah berkaitan dengan seorang blogroll dapat masuk kedalam list blogrollgator saya lebih dari satu kali (yang cuma tujuh post teratas ituh), maka salah satu kriteria masuk kedalam blogroll saya adalah blog yang yah nggak terlalu freak gitu, freak dalam artian yang update post tiap tiga menit sekali he..he..

Okay sekian dulu yah happy blogin', and get socialize kiss
Selama orang belum menguasai keinginannya untuk terkenal, meskipun mereka menolak menjadi pangeran dan puas dengan kemiskinan, mereka masih ditawan oleh rasa. Selama orang masih menyukai petualangan besar, meskipun bila mereka membantu negara, itu hanya eksploitasi.

Huanchu Daoren dalam Kembali Ke Asal Refleksi dari TAO yin-yang


Apaan neh?, curahan hati seorang anti sosial yang tobat he..he..(baca lebih lanjut...)

31 August 2008

Yeah I'm The Ideal =))

Setelah "test the water" maka saya telah putuskan mengurungkan niat saya untuk me-review "primbon" yang saya sebut-sebut di post sebelumnya. Jangankan me-review, untuk menuliskan judulnya saja saya enggan. Kemungkinan besar Anda akan langsung meludahi layar monitor desktop, laptop, atau hp Anda sesaat setelah membaca judul "primbon" tersebut sweat. Yah mungkin jalur grilya menjadi pilihan saya dalam menyebarkan virus akal budi yang satu itu.

Mungkin akan saya beri sedikit gambaran saja ya. Dalam perpustakaan maya (bukan maia) pribadi saya, buku tersebut termasuk ke dalam kategori Venusian-Art dan tergolong buku "baik-baik". Pengetahuan di dalamnya cenderung berada pada tataran wisdom walaupun knowledge-nya juga ada. Yah seperti yang Anda ketahui hidup haruslah berimbang selain membaca buku yang "baik-baik" saya juga tidak alergi dengan buku yang tergolong "evil-evil"evil, karena kebaikan dapat datang dari mana saja termasuk dari (maaf sebelumnya bila agak kasar) mulut kucing sekalipun tongue.

Masih berkaitan dengan nasib "primbon" tersebut di atas, pada post kali ini saya ingin mengajak Anda meribetkan sedikit tentang pengaruh judul terhadap persepsi terhadap sebuah buku secara umum, dan di Indonesia khususnya. Jadi pada intinya adalah don't judge a book by its title.

Mungkin sebagian dari kita sudah familiar dengan buku-buku terbitan over seas yang berbahasa Inggris. Bukannya saya menguderestimatekan penulis dalam negeri tapi terus terang selera membaca saya sering kali terpuaskan oleh buku-buku luar tersebut. Saya yakin banyak penulis Indonesia yang juga berkualitas tetapi mungkin memang akses dan jaringgannya belum selancar di luar sana.

Salah satu ragam buku yang saya gemari adalah serial buku panduan (how-to) yang memiliki judu-judul unik dan cenderung eksentrik. Let's say seri "(whatever) for Dummies", "(whatever) Hack", "(whatever) The Missing Manuals", "(whatever) for The Evil Genius" dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali ini salah satu seri yang akan saya bahas agak lebih panjang adalah "The Complete Idiot's Guide to (whatever)".

Jika Anda berkesempatan menyaksikan film "The 40 Year Old Virgin" dan mencermatinya, seri The Complete Idiot's Guide to (whatever) sempat muncul di salah satu scene-nya. Seri yang muncul dalam film tersebuh adalah "The Complete Idiot's Guide to Tantric Sex". Buku macam apa yang muncul di benak Anda ketika membaca/ mendengar sebuah buku dengan judul seperti itu? Saya pribadi, yang ada di benak saya adalah sebuah buku yang akan menerangkan kepada saya secara lengkap tentang Tantric Sex dan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh awam dan pemula bahkan untuk idiot sekalipun. Bagaimana apakah Anda setuju dengan pendapat saya [yah setuju aja dah biar cepet].

Seiring dengan derasnya arus informasi, motif bisnis dan adanya peluang bahwasannya tidak semua orang Indonesia mampu membaca tulisan berbahasa Inggris (atau setidaknya belum lancar) maka terbitlah seri "The Complete Idiot's Guide to (whatever)" versi tarjamah Indonesia. Nah yang saya tidak habis pikir mengapa judulnya juga dialihbahasakan, eh... bukan deng biggrin maaf saya salah, judulnya tidak di alih bahasakan, tetapi diganti lebih tepatnya. Judul versi bahasa Indonesianya menjadi The Complete Ideal's Guide to (whatever).

Nah sekarang saya tanya kembali, buku macam apa yang terbersit di benak Anda ketika mendengar/ membaca The Complete Ideal's Guide to MBA (salah satu seri yang telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia yang saya ketahui sejauh ini). Bagi saya pribadi yang terbersit itu adalah sebuah buku yang akan menerangkan secara lengkap tentang MBA dengan pendekatan untuk orang-orang ideal, yah seperti suami ideal, pacar ideal, mertua ideal, anak ideal yah pokoknya yang ideal lah dan pastinya hanya ada di dunia ide dan nggak ada di dunia nyata. Jadi karena saya bukan seorang yang tergolong ideal saya tidak patut dan layak membaca buku tersebut. He..he... agak berlebihan ya tapi kurang lebih memang seperti itu.

Dibodo-bodoin.

He..he.. yah memang bila saya sedang bercanda dengan orang yang sudah dekat, terbilang agak kasar, kata-kata "Dodol", "Geblek", "Idiot" terkadang suka nyelonong aja nggak pake permisi. Yah tapi seiring bertambahnya uban umur dan dalam upaya untuk menjadi ideal tongue maka saya pun sudah mengurangi penggunaan kata-kata tersebut. Tapi saya cukup fair dalam bermain, saya sendiri juga tidak keberatan di bilang "Dodol", "Geblek", "Idiot" oleh kawan dekat bahkan oleh orang yang baru bertemu sekalipun, karena saya pikir toh sepertinya saya memang seperti itu biggrin. Semakin hari saya merasa semakin bodoh saja, semakin banyak yang saya baca atau ketahui malah membuat saya semakin merasa bodoh dan semakin penasaran. Selain itu mungkin juga karena sedikit banyak saya telah dapat melebur ego dalam diri ini, dalam artian mengendalikannya, yah bila hanya dibodo-bodoin terus terang sudah tidak menggangu ego saya lagi. Santaicool1.

Idiot= Ideal ?

Lalu sekarang mengapa judul buku itu diganti ? Apakah saya yang sudah kurang update dan ternyata sekarang memang idiot sama arti dan maknanya dengan ideal. Apakah ada motifasi bisnis? atau mungkin ini juga terkait dengan konspirasi global? Berhubung saya sedang enggan berteori konspirasi bagi pembaca yang tau (atau sekedar sok tau juga tidak apa-apa lah) boleh dong beri saya sedikit pencerahan yan berharga biggrin.

PS:
Nah disini saya akan menunjukan kepada Anda sekalian cover dari masing-masing versi.

ideals idiots
Nah bagi Anda yang sudah ndak percaya lagi sama gambar-gambar yang saya sajikan sweat (berhubung beberapa orang telah mencium keusilan saya dalam mengolah gambar sehingga mengacaukan persepsi liar) silakan diperiksa pada sumber masing-masing buku tersebut (click saja pada masing-masing gambar).


Apaan? don't judge books by it's title, curhat colongan nih? ha..ha..(baca lebih lanjut...)

11 June 2008

You read this... COMMENT!! (mandatory)

Sebelumnya saya mohon maaf sebesar-besarnya bila judul post kali ini agak mengusik kenyamanan para pembaca sekalian he..he...sweat. Pada kesempatan kali ini saya hanya ingin membahas sedikit romantika perkomentaran dalam blogosphere baik dari sisi sosial maupun teknis (yang pasti menurut versi saya gitu evileyebrows).

Comment and Policy
Okay kita langsung mulai saja. Blog tanpa komentar seperti sayur asem kurang goyang, kalo kata Inul Daratista. Keunggulan blog bila dibandingkan publikasi bentuk lainnya memang terletak dari sisi interaksi yang intens antara si penulis dengan pembacanya. Intraksi tersebut tercipta dengan tersedianya fasilitas komentar untuk suatu tulisan yang dapat diisi oleh para pembacanya. Akan tentapi tidak setiap pembaca dapat berkomtar begitu saja, hal ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang ditetapkan oleh si empunya blog. Kebijakan komentar dengan moderasi diterapkan pada umumnya oleh si empunya blog yang cenderung jaim dan berselera tinggi, munkin juga termasuk seleb sehingga banyak orang yang nyampah sekalian numpang tenar. Sedangkan kebijakan komentar tanpa moderasi diterapkan pada umumnya oleh si empunya blog yang cenderung nggak punya image (karena tergolong kepada blog gurem), sehingga biasanya sudah sangat bersukur sekali bila ada satu dua komentar saja yang nyangsrang walaupun itu spam sekalipun (curhat colongan biggrin).

Comment and Moral Support
Entah ya pada orang lain, saya sendiri akan sangat senang sekali bila ada orang yang berkomentar pada salah satu post di blog ini, baik itu nyambung atau tidak dengan tulisan di atasnyatongue. Teatapi saya akan sangat bahagia bila komentar tersebut merupakan feedback dari tulisang di atasnya sehingga dapat tercipta sebuah diskusi yang membangun ataupun perluasan wawasan, sudut pandang dan berbagai hal positif lainnya. Akan tetapi saya menulis blog bukan karena komentar, ada-tidak adanya komentar atau bahkan ada-tidak adanya yang membaca (selain saya sendiri) saya juga akan tetap menulis saja pirate [dasar pirate !]. Dengan kata lain, yah sayah menyerahkan kepada masing-masing Anda apakah ingin berkomentar atau tidak itu semua hak prerogatif Anda he..he.. *melikir tajam ke arah para ninja* ninja.

Convenient on Commenting
Tidak dapat dipungkiri tingkat kemudahan dalam memberikan komentar berbanding lurus dengan tingkat komentar pada sebuah post (walau ada pula berbagai faktor lain yang mempengaruhi ex. user name dan foto diri yang Anda pajang evil). Semakin mudah proses memasukan komentar maka semakin tinggi pula kemungkinan sebuah post akan dikomentari. Blogger tempat blog saya bersemayam ini sangat terkenal sekali akan ketidakmudahan prosesnya dalam memberi komentar, hanya orang-orang yang berkeinginan keras saja yang mampu bertahan sehingga komentarnya berhasil di publish [lebay]biggrin. Dengan demikian tadi pagi ketiga sedang mencari ilham browsing-browsing tak tentu arah saya menemukan sebuah layanan komentar yang cukup mencuri hati ini. Layanan komentar yang dapat memudahkan para pembaca dalam memberikan komentar pada post di blog ini. Layanan tersebut disediakan oleh Intense Debate dan post kali ini perupakan uji coba dari fasilitas tersebut.

Nah dengan demikian sudi kiranya para pembaca setia untuk mencoba mengomentari post ini ataupun fasilitas komentar baru tersebut he...he....


Dasar banci komen (baca lebih lanjut...)

07 June 2008

Moderation

Okay bagi para pembaca setia yang merasa penasaran tentang pekerjaan saya sehari-hari, dikesempatan yang idah kali ini saya akan membuka salah satu side job yang mulai saya tekuni secara serius dua bulan belakangan ini. Pekerjaan tersebut adalah moderator milis he..he..biggrin. Sejatinya selain sebagai moderator pada milis tersebut, saya juga berperan sebagai owner karena sepertinya saya adalah salah satu orang yang kerajinan membuat milis sejak masih kuliah bersama-sama (sebenernya nggak apa-apa kan ya tuh sekarang baru terasa).

Milis yang saya moderatori tergolong kedalam milis silaturahim guna menjaga komunikasi antar anggotanya yang pernah kuliah ditempat yang sama, dalam jurusan yang sama, dan dalam waktu yang sama juga (satu angkatan). Dalam milis tersebut sebenarnya ada juga dua orang moderator lainnya, tetapi sayalah yang paling ceriwis dua bulang belakangan ini.

Dan pada post ini saya akan sedikit menjelaskan tugas seorang moderator milis versi saya tentunya evileyebrows. Pada intinya tugas moderator itu adalah memoderasi segala sesuatunya guna menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan anggota milis. Dengan kata lain bila ada posting yang terlalu keras kita perlunak, bila ada yang terlalu lunak kita perkeras, bila ada yang telalu vulgar kita persopan, bila ada yang terlalu sopan kita pervulgar yah begitulah kurang lebih. Dalam post kali ini juga saya akan mendemonstrasikan cara memoderasi posting yang agak smarty-pants he..he.. evil. Yang saya dimaksud moderasi di sini adalah post timpalan atas post yang dikirimkan anggota, bukan pengubahan (pengeditan) isi terhadap post yang dikirimkan oleh anggota. (bukannya saya jahil loh ya, cuma berusaha agar lebih masuk ke atmosphere milis dengan berbagai aneka makhluk penghuninya sweat )

Post Moderasi oleh saya sendiri (02/06/2008) (*nama sengaja disamarkan atau sensor biggrin)
=========================================================
wuasik mr.km* dah keluar nee... he..he...
pegimana neh ninja" ninja yang laen yang masih berada di franchise McDojo cabang korea dan jawa timur he....he... ayo dong maen ke blog aq masa nggak komen seh he..he..

demo?? seeeppp saya setuju dengan yang dikatakan bung mr.km* tentang tujuan dari demo ituh dan menurut sayah pribadi inti dari segala inti tujuan demo itu adalah CARI PERHATIAN yah nggak ada salahnya juga dong cari perhatian asal alasannya jelas caranya baik dan niatnya ikhlas betul?

media-media- media
kenapa roy suryo (pakar niiiiit* ) lebih tersohor dibanding onno w. purbo (pakar sebenarnya) tidak lain adalah karena media
dengan filosofinya "sing penting mlembu koran" roy suryo berhasil menjadi pakar niiiiit*.

kenapa kebanyakan rekor muri terkesan "yang enggak-engak aja deh", seperitnya juga karena media

kenapa temon bikin blog? yah karena media itu juga seh salah satunya (he...he... padahal blog gurem dikit yang baca trus isinya juga banyakan sampah doang )

bila anda pernah nonton pelem the matrix trilogy maka dunia artifisial itu bila di terjemahkan ke dunia nyata adalah media

bila tidak hati-hati salah bisa jadi benar dan benar jadi salah, karena itu saya tidak beli koran tiap hari (minjem tepatnya he..he...)

tapi saya pernah juga punya kenalan "pawang demo" orang media yang mencoba peruntungan menjadi konsultan PR dan salah satu portfolionya yang sangat ia banggakan adalah berhasil membuat sebuah demo tidak diliput media manapun, nah loh !? saya yang mendengarnya hanya bisa nyengir sampai gigi ini kering, sekering pendemo yang tidak diliput media ituh. dengan sangat menyesal saya ingin mengucapkan kAaSIaN DecH LoH!! (mangkanye kontak mr.km* dong he..he...)

romantisme sang 2%
kembali ke demo akhir-akhir ini. hem... karena belum menikah jadi saya pura-pura tidak paham tentang masalah tuggang menunggang yah he..he... cowboy (hus, nih sapu bersihin tuh pikiran yah) kalau analisis sotoy saya seh think sepertinya mahasiswa sekarang ini ada kecenderung berdemo hanya sekedar mencari romantisme perjuangan yah entah mungkin sebagai bahan cerita untuk anak cucuk nanti yah? he...he... *siap-siap kabur dipelototin mr.km* *
menurut saya peribadi demo pasca 1998 itu sepertinya endak ada yang terlalu krusial yah, eh sabar-sabar jangan buru-buru nyari kardus sama ngumpulin orang dong he..he.. saya sendiri juga nggak ngelarang koq, mo demo yah demo aja asal jelas gitu, kalo sampe bentrok atau menggangu kenyamanan sayah, sebagai jelata, kan ndak bagus, betul ?
kalo mo cari perhatian yah endak apa-apa namanya juga usaha kan yah, tapi jangan rese'!!

angkat yang kiri, kanan atau yang tengah
he..he... iya nih tangan sepertinya menunjukan identitas he..he.. tapi saya ini kalo mo demo angkat tangan yang manah ya kira"? saya baca Qordowi, Marx (yang bener yah bukan yang salah tafsir he..he.. tapi belom selese ), Abul Ala Maududi, Fromm, Rumi, Huancu Daoren, Harun Yahya, Tatang S. (tapi J.K. Rowling enggak termasuk yah ) dari yang paling kiri sampe yang paling kanan, dari embahnya binatang pig sampe moyangnya malaekat angel trus kira saya ada di mana yah ??

yang saya denger" seh kata orang kiri saya inih kanan, kata orang kanan sayah ini kiri, kata yang liberal saya konserfati tapi kata yang konserfatif saya liberal ya sudah kalo begitu kelak bila demo nanti saya angkat yg tengah saja yah ha....ha..... tengah ini hati nurani maksudnya he..he...yin-yang

ah udah dulu ya dengkul saya udah bunyi-bunyi neh dari tadi kapan-kapan kita sambung lage yah tentang konsep negara, itu juga kalo saya inget loh he..he..
kalo mo forward tulisan yang bagian sayah ini yang forward ajah (itu juga kalo tahan menanggung malu ya he..he.. )

wassalam

Post yang dimoderasi oleh mr.km* (31/05/2008)
Subject: Sekilas tentang demo (siapa mereka,dibalik mereka,tujuan mereka)
(persiapkan diri anda karena post ini agak panjang dan suka endak fokus kayak saya juga tapi parahan dia he..he.. )

===================================================================

hoo...hoo... hoo.... attention please....

thanks buat bro mr.s* and mr.i* yg ud nanggepin tulisan gw, apa yg bro tulis gw pikir itu merupakan pertanyaan setiap org yg ad di milist ini khususnya tentang demo.....

jadi menurut gw perlu ada penjelasan nih mengenai demo itu..... (alah...sombong pisan...)

yah..sebagai mantan org lapang (tukang ngasong kaleee...) perlu ada share pengalaman.. .supaya temen2 tau dan bisa nyikapinnya secara bijak.....

Coz demo ini akan terus berlangsung selama negara ini masih comit sama sistem demokrasi... . kecuali negara kite berubah ke komunis (ex:cina,laos, vietnam) or penguasanya junta militer (myanmar, thailand, negara2 afrika)..... negara berdasar islam (arab saudi, iran).... negara stalinis (korut) nih bener2 negara gelo !...or negara berdasar kepausan (vatican)... pilih mana bro semua ? gw pikir semua sistem ada kelemahan dan kelebihannya. ....

o ya jadi ngelebar nih back to the topic.... dr judulnya kyk pengen bikin fil dokumenter.. .. tapi biasa aja...

OK..... START....AND. .... ACTION ! (alah dodol dasar....)

1.) apa sih itu demo ?

demo adalah suatu cara untuk menyatakan suatu pendapat di muka umum dengan berbagai cara sehingga publik mengetahui.. .ini adalah salah satu pilar di negara demokrasi macam negara kite...klo ngaku negaranya demokratis yah demonstrasi itu hal yang wajar.... (ini gw ambil dari kamus bahasa indonesia karya J.S Badudu)fans berat gw he..he.. ad yg remember nma die?gara2 die b.indonesia gw cuman dapet 6 di SMP hiks..hiks.. .. ud balik lagi nyasar.. (tlg maklumi org random)

2.) Tujuan demo tuh ngapain ?

tujuan demo itu ada 3 kira2 bisa semuanya bisa salah satu :

a. menyuarakan pendapat supaya publik tau

b. menuntut sesuatu hingga tuntutan tersebut tercapai

c. membuat opini publik terhadap sesuatu (bisa opini jelek...bisa opini bagus...)

Nah untuk merealisir tuntutan itu perlu ada syarat yaitu massa yang banyak dan diliput publik (terutama wartawan) namun yang paling penting adalah diliput wartawan walaupu massanya cuman dikit klo diliput kan nyebar ke seluruh indonesia tuh ya udah terpenuhi deh makanya maklum klo pas aksi itu banyak yg bertingkah demonstrannya (blokir jalan lah, bajak mobil plat merah, bajak POM bensin, nimpukin polisi, bentrok, macem2 yg menurut gw ga ad hubungannya sama tuntutan and pasti ngerugiin banyak org dan yang ini GW KAGAK SETUJU.... gw juga kesel ama adek2 kelas gw yg klakuannya kayak gitu (iyee..gw nyadar gw ud tue... lo ga perlu komentarin lagi..) ok!

media juga maen di sini die bakal ngeliput demo yg sesuai ama garis politik die cth :(metro tv ga mungkin nayangin banyak2 ttg kejelekan jusuf kalla,coba die nayangin wawancara eksklusif ama menteri2 ttg BBM yah you know lah siapa yg punya metro and beda ama SCTV or TV-one die opoisinya pemerintah jadi wajar banyak demo ditayangin ama die.

3.)Siapa mereka ?

lha ini yg ditunggu2... .. bisa aja buruh,mahasiswa, masyarakat biasa macem2 deh bisa siapa aja....dulu yg biasa demo cuman mahasiswa skr semua lapisan msyakat bisa demo..... klo kyk gitu strategi yg gw pernah gw jelasin itu ga bakal dipake asal jalan aje....

yg pengen gw jelasin peta di mahasiswa nih siapa mereka ?

di mahasiswa yg gw tau dan gampang klasifikasiinnye ada 2 (org kanan and org kiri) bro semua bisa gampang ngeliatnye di lapangan klo nyanyi ngangkatnya tangan kiri berarti die kiri...kl tangan kanan brarti die kanan...pengglongan ini ga mutlak cuman buat gampangin aje.... klo massa mhs biasa ga keliatan tap mrk tink-tank nye.....

ciri kiri (biasa diwakilin ama FAMRED, FORKOT, biasanya yg front2,bendera2 mrk merah, ada lambang geriginye biasanye,. buku mrk karya Tan Malaka, Pram Toer, Che dll klo digolongi agak sosialis bener juga)

ciri kanan (biasa diwakilin ama BEM-BEM lmbaga formal kampus, bndera mrk wakilin kampus)

sekali lagi ini ga mutlak di lapangan bisa campur klo isunya sama....

nah y biasa rusuh and macing2 polisi yg agak kiri nih..... bahkan settig aksi mrk yg jadi tink-tank nye pokoknya harus bentrok ama polisi klo ga bentrok g afdhol pokoknye jadi yah gitu deh menurut gw polisi ga bisa disalahin semua walopun polisi juga kadang2 yg mancing duluan.....

4) dibalik mereka ?

gw ga bisa pungkirin klo ada pejabat or mantan pejabat yg maen di demo mrk....pas gw aksi juga gitu coz aksi itu butuh biaya besar...logistik, sound,transport dll..... asal isu sama ya udah dibiayain TAPI masih banyak yg idealis murni dai kantong mereka sendiri asal isu sama, dan tidak ada titipan apapun y udah jalan tuh aksi.... org itu ngasih duit aje tapi jgn ada maunye..cth :dulu juga rektorat kite ngasih beberapa juta buat demo tolak impor beras, ya ud isu sama jln aje.....

ya ini penjelasa singkat aje klo mo protes bisa hubungin gw di 0251-7107 sekian-sekian-sekian* he..he... tapi hal ini ga mutlak di lapangan bisa campur dan ga bisa digolongkan sesederhana di atas....

gw juga setuju ama semua bro klo demo malah ga jadi simpatik lagi gara2 ganggu kpentingan masyrkat banyak tapi demo tetep penting utk menunjukkan pemberontakan kite ama kbijakan pemerintah di lapangan & peddika politik juga buat masyarakat banyak...

tapi yg pasti demo itu menunjukkan bahwa negara kite masih banyak masalah yg perlu dibenahin... . berdoa ya trus smg kite dapet pemimpi yg baek... bukan antek2 asing...

oh ya ga usah di forward ya ke milist laen tar telp gw bunyi trus he...he...

cau semua....

wassalam



Lah ini seh non profit (baca lebih lanjut...)

Intense Debate Comments